Tekankan Penerapan Prinsip Good Governance, DPMD Kukar Rutin Lakukan Evaluasi Triwulan
(Rapat Evaluasi Triwulan yang digelar DPMD Kukar/pic:ist)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Menjelang
akhir tahun anggaran, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai
Kartanegara memperketat pengawasan dan pengendalian program.
Melalui Rapat Evaluasi
Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Triwulan III Tahun 2025 yang digelar
pada bulan Oktober lalu, seluruh jajaran DPMD duduk bersama untuk menilai
efektivitas program yang telah berjalan.
Rapat yang melibatkan
seluruh kepala bidang, pejabat fungsional, hingga staf pelaksana tersebut
menjadi momentum penting untuk mengukur sejauh mana target pembangunan desa
telah dicapai.
Forum ini sekaligus
menjadi ruang untuk mengidentifikasi persoalan teknis di lapangan agar
penyelesaian dapat dilakukan lebih cepat dan terukur.
Saat dikonfirmasi Kepala
Dinas DPMD Kukar Arianto menekankan bahwa evaluasi semacam ini krusial untuk
membaca dinamika pelaksanaan program.
“Dengan mengevaluasi sejak
dini, kita bisa tahu di mana letaknya titik lemah dan titik kuat. Ini yang akan
menentukan strategi percepatan di sisa waktu anggaran,” ujar Selasa
(04/11/2025).
Tak hanya menelaah angka
realisasi fisik dan keuangan, Arianto menegaskan rapat evaluasi semaca ini juga
menyoroti mutu capaian setiap kegiatan.
Selain itu Arianto
mengatakan pihaknya menilai bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari
terserapnya anggaran, tetapi pada dampak nyata yang dirasakan masyarakat desa
sebagai penerima manfaat.
Ia juga mengingatkan bahwa
evaluasi triwulan merupakan bagian dari penerapan prinsip good governance.
Transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas kembali ditekankan sebagai fondasi
utama agar setiap rupiah yang dikelola menghasilkan manfaat sebesar-besarnya.
Lebih lanjut diakui
Arianto tak sedikit program strategis yang perlu dorongan ekstra menjelang
akhir tahun. Untuk itu, tim pengendali diminta bekerja lebih intens, memastikan
seluruh proses berjalan sesuai alur dan tidak meninggalkan pekerjaan yang
terbengkalai.
DPMD menegaskan bahwa
rapat evaluasi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi langkah evaluatif
yang diharapkan mampu memperbaiki kualitas kinerja secara menyeluruh.
“ Setiap bidang kita minta
untuk memanfaatkan hasil evaluasi sebagai bahan penyusunan strategi penuntasan
target,” tegasnya.
Dengan sinergi yang kuat
antar jajaran DPMD Kukar, Arianto yakin dapat memaksimalkan waktu tersisa di
triwulan akhir.
“ Harapannya, seluruh
program pembangunan desa tahun 2025 dapat dituntaskan secara tepat waktu, tepat
sasaran, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Adv/Tan)